Bye Rambut Rontok dengan Love is in the Hair Program by ERHA Ultimate Hair Care

Rambut rontok memang permasalahan sejuta umat. Jadi kalau kamu mengalami rambut rontok, tidak perlu stress berlebihan karena nanti rambut malah makin rontok. Tapi bukan berarti kondisi harus dibiarkan. Ada kok, solusi untuk mengatasi kerontokan rambut.

Aku menyadari kerontokan rambut yang lumayan parah semenjak aku melahirkan. Tadinya sempet stress juga, tapi ternyata hampir semua ibu melahirkan dan menyusui mengalami hal yang sama. Oke deh, aku tenang.

Setelah berhenti menyusui, masalah rambut rontok ini belum hilang juga. Aku mulai cari cara untuk mengurangi kerontokan. Berbagai jenis sampo dan produk perawatan rambut sudah aku coba. Tapi aku tidak menemukan juga produk yang cocok supaya rambutku tidak lagi rontok.

Akhirnya aku pikir harus bertanya langsung pada ahlinya untuk mengatasi hal ini. Aku pun memutuskan untuk mendatangi ERHA Clinic.

Ya, selain memberikan layanan perawatan kulit wajah, ERHA juga menawarkan layanan dan produk untuk perawatan rambut. ERHA Clinic memiliki beberapa program klinis, yakni ERHA Ultimate Brightening, ERHA Ultimate Acne Cure, ERHA Ultimate Anti-Aging, ERHA Ultimate Make Over, dan yang dua minggu lalu aku coba adalah program terbaru dari ERHA Ultimate Hair Care. ERHA Ultimate Hair Care merupakan solusi klinis untuk mengatasi permasalahan rambut.

Sabtu (23/9) pagi, aku memutuskan mendatangi ERHA Clinic yang ada di Gandaria City. Sehari sebelumnya aku sudah membuat janji dan mengonfirmasi kedatangan. Pada hari H, pihak ERHA juga kembali menghubungi untuk mengingatkan jadwal konsultasi dengan dokter Ike Yurissa.

Aku tiba pukul 11.10 dan staf di ERHA langsung memintaku untuk melakukan registrasi secara online. Setelah menunggu sekitar 5 menit, aku dipanggil untuk bertemu dokter. Ruang tunggu ERHA Clinic sangat nyaman. Jadi kalaupun menunggu lebih lama, aku tidak bermasalah.

Dokter menyapa dengan ramah dan menanyakan keluhan rambutku. Dokter juga bertanya apa harapanku dari proses perawatan rambut di ERHA. Aku mengajukan banyak pertanyaan perihal kondisi rambutku yang kering, sering rontok, dan warnanya tidak terlalu hitam.

Kemudian dokter Ike menempelkan alat ke kulit kepalaku. Dari alat yang digunakan dokter, tampak kondisi rambutku di layar. Ternyata kulit kepalaku sangat berminyak. Menurut dokter, itu menghambat nutrisi dari berbagai produk perawatan rambut untuk bisa diserap. Wajar dong, ya, kalau selama ini aku merasa rambutku kurang ternutrisi. Berapa banyak pun produk yang aku pakai, hasilnya tidak akan maksimal karena tidak terserap dengan baik di kulit kepalaku.

Sementara itu, kerontokan rambutku dianggap belum terlalu parah oleh dokter. Kekuatan rambutku juga cukup oke. Namun, dokter Ike menjelaskan pada beberapa orang, kerontokan rambut bisa sangat parah hingga muncul kebotakan. Secara genetis, memang ada orang-orang yang rentan botak pada bagian atas kepala karena pertumbuhan rambutnya sangat lama dan rambut tidak kuat.

Dari hasil konsultasi, dokter memutuskan memberi perawatan Hair Grow Activation Therapy dari ERHA Ultimate Hair Care. Menurut dokter, tindakan Hair Grow Activation Therapy mirip sekali dengan PRP untuk wajah. Kebetulan sekali, bulan lalu aku melakukan perawatan PRP di klinik. Jadi aku sudah terbayang tindakan yang dilakukan dokter dan tidak merasa takut lagi.

Oh iya, selama konsultasi dan perawatan, aku tidak perlu membuka masker sedetik pun. Makanya aku merasa aman melakukan perawatan di ERHA.

Hair Grow Activation Therapy by ERHA Ultimate Hair Care

Tretment dari ERHA Ultimate Hair Care ini mengombinasikan teknologi Electroporation Needle System (yang menggunakan Auto Microneedle dan electroporation) dan Red Light Therapy. Keseluruhan proses ini dilakukan selama 1 jam 15 menit. Jadi kamu bisa luangkan waktu sekitar 1,5 jam ya untuk melakukan terapi ini ERHA Clinic.

Awalnya kulit kepalaku diolesi krim untuk anestesi. Aku menunggu sekitar 30 menit supaya krim bekerja dengan baik. Menurut staf, anestesi tidak akan menghilangkan sakit, tapi mengurangi rasa sakit ketika serum disuntikkan.

Setelah 30 menit, serum diinjeksi ke kulit kepalaku. Menurutku tindakan ini tidak terlalu sakit. Dokter menginjeksi beberapa titik di kulit kepalaku. Tujuannya mengurangi dan mencegah kebotakan, serta merangsang pertumbuhan rambut baru.

Setelah itu, red light therapy dimulai. Mataku ditutup karena cahaya dari alat terapi sangat terang dan bisa melukai mata. Proses red light therapy hanya sekitar 15 menit.

Red light therapy ini merupakan terapi non-invasif, jadi tidak ada perlukaan di kulit kepala. Terapi dilakukan dengan menggunakan sinar merah pada kulit kepala. Tujuannya meningkatkan aliran darah, membuat oksigen dan nutrisi terbawa ke folikel rambut sehingga mengurangi, mencegah kerontokan serta kebotakan dan merangsang pertumbuhan rambut baru.

Proses treatment dari ERHA Ultimate Hair Care di ERHA Clinic hampir selesai. Aku harus mengambil produk perawatan di bagian depan klinik. Produk yang aku dapat merupakan rekomendasi dokter untuk aku pakai di rumah. Aku mendapat sampo, gel, serum, dan kapsul untuk diminum.

  • Scalp Gel untuk dipakai 30 menit sebelum keramas
  • Hair Grow Tonic untuk dipakai pagi dan malam hari
  • Hair Grow Shampoo yang bisa dipakai untuk keramas
  • Kapsul Folicore Herbal untuk dikonsumsi sekali (tiap malam).

Menurut dokter, rambut butuh waktu untuk tumbuh, jadi hasil perawatan tidak bisa terlihat secara instan. Tapi menurutku dalam dua minggu ini, sudah ada hasil yang terlihat. Rambutku mulai tumbuh dengan cepat. Selain itu, kerontokan rambut juga jauh berkurang.

Beberapa kelebihan perawatan rambut ERHA Ultimate Hair Care di klinik ERHA menurutku:

  • Klinik Erha banyak sekali cabangnya dan treatment dari ERHA Ultimate Hair Care ini tersedia di seluruh cabang ERHA, jadi aku bisa pilih klinik dengan lokasi yang dekat dengan tempat tinggal
  • Klinik ERHA sangat bersih dan nyaman, serta menjalankan protokol kesehatan
  • Staf di ERHA Clinic,  beserta dokternya sangat ramah
  • Penjelasan dari dokter sangat bagus dan dokter bisa menjawab semua pertanyaanku mengenai masalah rambut sehingga aku merasa tenang dan mendapat solusi untuk masalah rambutku
  • Setelah dua minggu, kerontokan rambutku berkurang. Bahkan saat sisiran, aku sudah jarang menemukan rambut rontok.

Menurut dokter, setelah sebulan, aku bisa datang lagi ke klinik untuk mendapatkan terapi berikutnya supaya masalah rambutku benar-benar bisa ditangani secara tuntas. Setelah sebulan juga hasil dari produk yang diberikan dokter akan terlihat maksimal.

Itu dia pengalamanku mengatasi rambut rontok di ERHA Ultimate Hair Care. Aku puas sekali dan merekomendasikan kamu yang juga punya masalah kerontokan rambut, apalagi sudah ada tanda kebotakan, untuk konsultasi dengan ahlinya yaitu ERHA Ultimate Hair Care karena sudah saatnya untuk #EscalatingYourHairGrowth. Untuk informasi lengkapnya, bisa cek di IG @erha_ultimatehaircare.

Semoga tulisanku bermanfaat ya untuk kamu. Salam rambut sehat! 😊

Jangan Rebahan Terus, Yuk Aktif Olahraga Bareng STRONGBEE

Kapan terakhir kali kamu berolahraga? Jawabannya pasti beragam, ya. Aku ceritakan dulu ya pengalamanku berolahraga terakhir kali adalah tentunya masih dalam minggu ini. Aku sudah tidak olahraga di gym karena kondisi tidak kondusif untuk ke luar rumah. Sekarang aku olahraga di rumah karena ada aplikasi yang memudahkanku, yaitu STRONGBEE.

Menurutku tidak relevan menjadikan pandemi sebagai alasan tidak berolahraga. Justru ada lebih banyak alasan logis yang bikin kita seharusnya lebih rajin olahraga di masa pandemi yang entah kapan usainya ini.

Awal-awal pandemi, wajarlah kalau absen olahraga. Wajar sekali, karena kita masih beradaptasi dengan “new normal” : harus menghabiskan hampir semua aktivitas di rumah saja ditambah kecemasan dengan semakin luasnya penyebaran virus Corona.

Dulu aku juga tidak ada niat olahraga sama sekali waktu pandemi baru dimulai. Namun setelah dua bulan pandemi berlangsung, aku akhirnya bangkit dari kebiasaan rebahan sepanjang hari dan mulai berolahraga.

Continue reading “Jangan Rebahan Terus, Yuk Aktif Olahraga Bareng STRONGBEE”

“PRP Treatment”, Perawatan Kecantikan ala Vampir di ZAP Clinic

Sejujurnya aku punya “love and hate relationship” dengan perawatan kulit di klinik kecantikan. Pasalnya, ketika menjalani treatment, pasti merasa tidak nyaman. Tapi setelah itu sih puas dengan hasilnya. Kulit wajahku jadi lebih oke: lebih cerah, glowing, dan masalah kulit bisa teratasi. Nah, ZAP Clinic mengubah pikiranku. Silakan baca sampai akhir, ya, untuk tahu mengapa aku suka sekali perawatan di ZAP Clinic.

Sebagai konteks, aku merawat kulitku secara rutin di rumah. Beberapa tahun belakangan ini, aku memang fokus merawat kulit wajah karena masalah kulit yang mulai meresahkan, khususnya tanda-tanda penuaan. Makanya aku juga rajin menulis review produk skincare.

Namun harus diakui bahwa pemakaian produk skincare tidak cukup. Ada masalah kulit yang memang harus ditangani secara professional. Dalam kasusku, tanda penuaan dini berupa kerutan dan pori-pori membesar tidak bisa kutangani sendiri. Walaupun perawatan yang selama ini kulakukan sudah sangat membantu agar tanda-tanda penuaan tidak terlalu kentara.

Itulah yang membuatku menjejakkkan kaki di ZAP Premiere Gading Serpong pada Sabtu (21/8) sore. Aku tiba di klinik pada pukul 13.30. Sehari sebelumnya pihak ZAP sudah meminta konfirmasi kedatanganku dan memberitahukan bahwa aku harus melakukan swab antigen sebelum memulai perawatan.

Continue reading ““PRP Treatment”, Perawatan Kecantikan ala Vampir di ZAP Clinic”