Belajar Merawat Gigi di Online Field Trip Medikids Kemang

“Mama, kapan kita ke dokter gigi?”

Pertanyaan dari bocah menghantui saya beberapa hari belakangan. Ada semacam titik hitam pada salah satu gigi geraham bawah bocah. Lalu saya bilang ke bocah bahwa itu tanda giginya bolong dan harus diperiksa dokter gigi supaya bisa diperbaiki sebelum semakin parah. Lantas, bocah pun merongrong saya agar diajak ke dokter gigi.

Jujur saja saya masih ragu mengajak anak ke klinik saat pandemi seperti ini. Apalagi pada saat pemeriksaan gigi, jarak antara dokter dengan anak pasti sangat dekat. Selain itu, saya merasa klinik atau rumahsakit bukan tempat yang cukup aman untuk dikunjungi sekarang.

Akan tetapi, pemikiran itu akhirnya berubah setelah saya mengikuti online field trip yang diadakan Medikids Kemang pada 11 November lalu. Sebenarnya Medikids bukan nama yang baru saya dengar. Saya sering mengikuti postingan di Instagram mereka, khususnya mengenai perawatan gigi anak. Banyak sekali informasi dan edukasi yang dibagikan supaya orangtua bisa membersamai anak menjaga kesehatan gigi.

Nah, Medikids Kemang melakukan reopening alias dibuka kembali di bulan November ini. Medikids Kemang merupakan salah satu cabang dari Mulia Health & Dental Care (MHDC) Group yang berada di Jakarta Selatan. Beralamat di Jl. Ampera Raya no. 5A, Pejaten Barat, Medikids Kemang merupakan pilihan cerdas bagi orang-orang yang membutuhkan pemeriksaan dan perawatan gigi.

Pesan dari Dokter Gigi

Untuk mengawali online field trip, anak-anak diajak bernyanyi supaya semangat. Ada Captain Medi dengan kacamata dan jubah ala superhero yang mengajak anak-anak bernyanyi. 

Lalu, Dokter Gigi Saskia hadir menjelaskan kebiasaan-kebiasaan baru yang harus dilakukan selama pandemi Covid-19, yakni:

  • Rajin mencuci tangan dengan sabun
  • Menjaga jarak dengan orang lain
  • Menggunakan masker saat keluar rumah
  • Istirahat yang cukup 
  • Membawa hand sanitizer saat keluar rumah
  • Makan makanan bergizi
  • Usahakan tetap di rumah apabila tidak ada keperluan penting

Semua kebiasaan itu sudah kami terapkan. Selama delapan bulan terakhir, kami menghabiskan waktu di rumah saja. Untuk keluar rumah, biasanya untuk keperluan penting dan kami menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Bocah sudah paham bahwa keluar rumah berarti harus pakai masker dan tidak mencopot masker kecuali ketika sedang makan. Sementara itu, bocah juga sudah mahir mencuci tangan dengan sabun.

Selanjutnya, drg. Saskia pun menjelaskan kebiasaan yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Yang pertama, periksakan diri ke dokter gigi secara teratur. Nah, ini masih jadi PR untuk saya dan suami. Bocah cukup trauma pergi ke rumahsakit dan melihat dokter. Jadi, kami sangat berhati-hati untuk mengajaknya menemui dokter. Tapi karena dia sendiri yang sudah minta, kami akan segera menjadwalkan pemeriksaan gigi bocah di Medikids Kemang.

Kedua, selalu menggunakan sikat gigi yang tepat. Saya cukup selektif memilih sikat gigi untuk bocah, harus ukuran kecil dan dengan bulu halus. Ketiga, waspada makanan yang mengandung gula dan hindari minuman bersoda. Kami bersyukur karena bocah tidak doyan cokelat. Kadang dia minta makan permen atau susu atau pudding, tapi kami selalu ingatkan untuk menyikat gigi setelah makan permen. Dan sampai sekarang bocah belum minum minuman bersoda.

Kemudian, drg Saskia masuk ke materi tentang gigi. Beliau menunjukkan gambar gigi dan menjelaskan tentang lapisan gigi. Sang dokter juga menberi tahu bagaimana proses gigi berlubang. Begini penjelasan drg Saskia:

Ada lagi yang menarik dari informasi yang diberikan drg Saskia, yaitu tentang kandungan fluoride pada pasta gigi. Menurut drg. Saskia, anak-anak boleh diberikan odol yang mengandung fluoride. Asalkan pemberian pasta gigi ketika menyikat gigi tepat takarannya, sesuai dengan umur anak. “Pasta gigi berfluoride membantu menguatkan struktur email gigi sehingga asam tidak mudah merusak gigi dan bisa mencegah gigi berlubang,” tutur drg. Saskia.

Penjelasan drg Saskia diakhiri dengan 3 nasehat dokter, yaitu:

Jalan-jalan di Medikids Kemang

Saya belum pernah ke Medikids Kemang, tapi menurut bayangan saya, ini klinik yang nyaman dan bagus. Nah, bayangan saya itu benar-benar terpuaskan setelah tur virtual ke Medikids. 

Konsep interior desain dari Medikids Kemang adalah pengunjung diajak diajak jalan-jalan keliling dunia. Jadi, front office dan ruang tunggu klinik didesain bak ruang tunggu pesawat. Pengunjung dipersiapkan untuk mengunjungi ke berbagai kota dan negara ketika masuk ke ruang periksa dokter.

Untuk ruang pemeriksaan gigi, Medikids Kemang punya ruang Turki, Jepang, dan Afrika. Ketika masuk, pengunjung bisa merasakan dan melihat ikon khas dari negara tersebut. Misalnya, ruang Turki dengan wallpaper bergambar balon udara khas Cappadocia. Begitu pula dengan ruang Jepang dengan wallpaper bergambar karakter animasi Jepang. Semua ruangan sangat nyaman dan ramah anak.

Selain layanan dental, Medikids Kemang juga melayani kesehatan umum dan vaksinasi. Tempat ini memang one stop clinic untuk keluarga muda seperti saya. Jadi, Medikids Kemang didukung tim dokter gigi spesialis anak dan dewasa, serta dokter umum.

Melihat tayangan saat tur virtual membuat bocah semakin semangat diajak ke dokter gigi. Suasana di klinik ini memang unik, sangat berwarna khas anak-anak tapi tidak norak, serta playful. Tentu saja ada ruang bermain atau play hospital di Medikids Kemang.

Mewarnai Masker

Setelah puas jalan-jalan secara virtual memasuki ruangan-ruangan di Medikids Kemang, anak-anak diajak untuk mewarnai masker dengan gambar Captain Medi yang jadi mascot dari klinik ini.

Si bocah senang sekali bisa mewarnai maskernya sendiri. Soalnya selama ini hanya dibolehkan mewarnai di kertas saja. Hehee. Selain itu, ada tas dari Medikids Kemang yang sangat berguna bagi saya yang mengurangi penggunaan kantong plastic. Tasnya sangat lebar dan bisa dilipat Kembali supaya mudah disimpan.

Saya juga senang bisa ikutan online field trip ini dan semakin yakin untuk membawa bocah agar giginya diperiksa oleh dokter gigi di Medikids Kemang. Nanti kalau sudah mengunjungi Medikids Kemang, saya akan tulis pengalaman perawatan gigi di sini, ya.

Terima kasih sudah membaca. Semangat terus untuk menjaga kesehatan gigi anak! 🙂

SociaBuzz Tribe Kasih Kesempatan Penulis Dapat Cuan Langsung dari Pendukung

Aku mau memulai tulisan ini dengan membahas tentang cita-cita. Waktu aku kecil, perihal cita-cita ini seringkali ditanyakan oleh kerabat atau orang yang baru pertama kali dilihat. Topik “cita-cita” seperti jadi topik umum untuk membuka obrolan dengan anak kecil.

Tentu saja, seperti manusia biasa, jawabanku selalu berubah. Beberapa kali aku jawab ingin jadi dokter. Lalu, sempat juga aku berkeinginan menjadi astronot karena beberapa kali nonton tayangan tentang perjalanan luar angkasa. Jawaban yang paling sering aku lontarkan adalah ingin menjadi guru. Entah sejak kapan, topik cita-cita ini tidak lagi relevan dibahas. Atau mungkin itu pertanda aku bukan dianggap anak kecil lagi: tidak ditanya-tanya lagi soal cita-cita.

Profesi yang kusebut di atas adalah profesi yang lumrah disebutkan anak-anak zaman dulu. Tapi aku yakin kalau anak zaman sekarang ditanya mau jadi apa, tiga profesi di atas tidak akan masuk top five answers

Pekerjaan yang aku geluti saat ini memang bukan merupakan cita-citaku dulu. Aku tidak pernah menyangka menulis atau blogging bisa jadi pekerjaan yang sangat menjanjikan. Ketika aku kecil, penulis bukanlah profesi yang bisa dibanggakan. Orangtuaku bahkan mungkin tidak memahami blogger itu apa. Selain itu, sudah jadi anggapan umum bahwa penulis tidak dibayar dengan layak. Lagipula, dulu aku jarang mendengar perempuan menjadi penulis. J.K. Rowling saja harus menggunakan inisial di bukunya karena saat itu dunia tidak membuka diri terhadap penulis perempuan. Namun, itu tidak menghentikanku menulis.

Ketika masih sekolah, aku belum menemukan ketertarikan pada dunia kepenulisan. Akan tetapi, aku suka membaca. Aku sangat suka membaca dan selalu menganggap buku adalah kado paling berharga yang seseorang bisa dapatkan. 

Aku bersyukur karena orangtua dan saudara kerap menghadiahkan buku untukku. Setiap aku punya uang saat usia sekolah, buku selalu jadi benda pertama yang aku beli dengan uang sendiri. 

Cara Menghasilkan Uang dari Menulis

Banyak orang yang mengenalku bertanya bagaimana aku bisa mendapat uang dari menulis? Saat aku bekerja sebagai wartawan, aku mendapat penghasilan bulanan sesuai kebijakan kantor. Saat ini aku bekerja sebagai blogger dan penulis lepas di beberapa media atau platform.

Aku mendapatkan uang ketika tulisan yang aku buat tayang di media atau platform tersebut. Selain itu, ada beberapa brand yang menghubungi untuk bekerja sama. Bentuknya beragam. Di suatu kesempatan, aku mengikuti acara yang mereka adakan dan mereka minta aku menuliskan tentang acara itu di blog yang aku miliki. Aku juga sering dikirimi produk untuk aku coba, lantas brand minta aku menuliskan ulasan mengenai produk tersebut di blog ini.  Pernah juga aku ditawari untuk menayangkan tulisan orang lain di blog-ku, tapi biasanya aku tidak menerima tawaran seperti ini karena ini berarti aku tidak mendapat kepuasan dari menulis sendiri konten di blog-ku.

Baru-baru ini, aku mendapatkan cara baru unituk menghasilkan uang, yakni dengan membuat halaman SociaBuzz Tribe. Untuk kalian yang baru pertama kali mendengar tentang ini, mari aku perkenalkan dengan SociaBuzz.

SociaBuzz merupakan platform yang mempertemukan antara kreator dengan pengiklan atau perusahaan atau brand. Saat ini, SociaBuzz punya fitur atau layanan SociaBuzz Tribe untuk mempertemukan kreator dengan pendukungnya.

Setiap kreator pasti punya karya. Nah, karya itu dinikmati oleh orang-orang yang suka. Misalnya, aku membuat tulisan yang dinikmati banyak orang. Tentu saja, aku sebagai penulis butuh dukungan agar terus semangat membuat karya atau menulis. Dukungan yang diberikan bisa dalam banyak hal, tapi secara realistis kita berbicara tentang dukungan dalam bentuk uang.

Sebagai pendukung, kamu bisa dengan mudah memberi dukungan karena SociaBuzz Tribe menerima dukungan lewat berbagai dompet digital, seperti Gopay, OVO, Dana, LinkAja serta transfer bank (BCA, Mandiri, BNI, Permata).

Untuk memudahkan kamu memahami mengenai SociaBuzz Tribe, kamu bisa masuk ke halaman milikku di SociaBuzz Marantina. Kamu bisa lihat bahwa ketika kamu mendukung aku, aku akan memberikan caption untuk Instagram feed kamu. Jadi, dukungan ini bersifat timbal-balik alias sama-sama enak.

Selain aku, banyak sekali kreator yang sudah bergabung di SociaBuzz Tribe. Kamu bisa mendukung fotografer, Youtuber, penulis cerpen atau puisi, musisi, komikus, dan blogger yang kamu suka karyanya. Dengan begitu, para kreator ini akan lebih semangat menghasilkan karya lebih bagus karena menyadari ada orang-orang yang rela memberi dukungan pada mereka. 

Kalau kamu juga suka kreator dan suka menghasilkan karya, aku sarankan kamu juga membuat halaman di SociaBuzz Tribe. Dengan demikian, orang-orang yang menikmati karyamu akan lebih mudah memberi dukungan pada kamu. Selain itu, kamu jadi punya database dari orang-orang yang mendukungmu dan lebih memahami karya apa yang paling disukai oleh pendukungmu.

Untuk bergabung, kamu bisa daftar dengan membuat akun di website SociaBuzz Tribe. Kamu bisa sampaikan dengan lengkap bagaimana cara orang-orang bisa mendukung kamu. Atau kamu juga bisa menjanjikan karya kamu supaya orang-orang berkenan mendukung kamu. Kalau masih bingung, kamu bisa lihat contoh kreator lain yang sudah minta dukungan di halaman SociaBuzz Tribe.

Saat ini, SociaBuzz Tribe telah mendapat lebih dari Rp 4 juta dukungan, loh. Aku yakin dukungan ini akan terus bertambah karena ini zamannya orang-orang berkolaborasi dan saling mendukung.

Tunjukkan dukunganmu kepada kreator kesukaan kamu melalui situs SociaBuzz Tribe, ya. Sebagai kreator, ini saatnya kamu melebarkan sayap dan bisa mendapatkan penghasilan lewat halaman SociaBuzz Tribe. 

Pandemi Belum Berakhir. Lakukan Ini untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

Selamat datang November! 

Halo kalian yang sedang membaca tulisan ini, aku harap kalian sehat-sehat saja, ya. Puji Tuhan aku dan keluarga juga sehat. Tentu kita semua setuju bahwa kesehatan merupakan harta yang paling berharga saat ini. Semua hal yang kita lakukan punya satu tujuan: supaya sehat.

Kalau tidak sehat, buyar deh semua rencana kita. Mau ngapa-ngapain juga pasti repot, atau malah tidak bisa melakukan semua kegiatan sama sekali. Jangan sampai, ya!

Pandemi belum berakhir. Memang rasanya lama sekali dan penuh ketidakpastian. Tapi semoga itu tidak menyurutkan semangat kita semua untuk tetap menjaga daya tahan tubuh. Seperti yang kita ketahui, daya tahan tubuh atau imunitas memegang peran yang sangat penting bagi kehidupan. Imun yang kuat bisa membuat kita tetap sehat dan mencegah terjadinya infeksi. 

Lantaran pandemi, kebanyakan aktivitas kita dilakukan di rumah saja. Ini punya dampak positif dan negatif untuk Kesehatan. Dengan di rumah saja, kita jadi minim terpapar virus. Selain itu, kita bisa lebih mengontrol asupan makanan dan kebersihan lingkungan. Namun, karena di rumah saja, kita jadi rentan kekurangan sinar matahari atau vitamin D yang diperlukan tubuh. Kalau kalian seperti aku, di rumah saja juga bikin kita lebih banyak duduk atau rebahan sehingga kurang aktivitas fisik.

Lagi-lagi, semua kembali ke tangan kita masing-masing. Sekarang, aku mau mengajak kita untuk memutuskan sehat dan mengupayakan daya tahan tubuh tetap terjaga.

Berikut beberapa hal yang dengan mudah kamu terapkan supaya imunitas terjaga di masa pandemi:

  • Istirahat yang cukup

Istirahat yang aku maksud bukan hanya rebahan, ya. Karena bekerja berjam-jam dalam sehari, tubuh memerlukan istirahat yang cukup. Istirahat yang aku maksud tentu istirahat yang berkualitas, yakni tidur minimal delapan jam sehari. 

Untuk tidur siang, usahakan janga terlalu lama, cukup 30 menit saja. Pasalnya, kalau kita tidur siang di atas 30 menit, tubuh malah akan merasa lemas. Kita jadi kurang semangat beraktivitas.

Sementara itu, untuk tidur malam, kalau bisa jangan lewat dari pukul 10 malam. Selain itu, lakukan rutinitas yang bisa bikin badan rileks sebelum tidur. Artinya, mata tidak terpapar layar ponsel dan makan malam setidaknya dua jam sebelum waktu tidur. Dengan demikian, istirahat kamu cukup dan berkualitas.

  • Perbanyak asupan cairan untuk tubuh

Tubuh kita terdiri dari 80% air. Wajar dong, kalau kebutuhan air untuk tubuh itu banyak. Dalam sehari, usahakan minum setidaknya dua liter air atau delapan gelas air putih. 

Untuk mempermudah, kamu bisa membuat catatan untuk konsumsi air dalam sehari. Atau sediakan air dalam botol kemasan 2 liter yang penuh di pagi hari dan pastikan kamu menghabiskannya sebelum tidur malam. 

  • Konsumsi asupan sehat

Iya, tahu. Kalau di rumah saja, hasrat ngemil memang membuncah. Apalagi dengan adanya layanan pengantaran makanan, kita dengan mudah memesan dan menerima makanan langsung di rumah. Namun, kemudahan ini diarahkan ke kebiasaan positif, yuk. Kalau pesan atau beli makanan, usahakan makanan yang memang bernutrisi.

Nutrisi yang tepat sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik. Makanan yang kamu konsumsi sangat memengaruhi kinerja tubuh dan akhirnya memengaruhi Kesehatan kamu juga.

  • Rutin berolahraga

Sebenarnya, olahraga tidak perlu dilakukan setiap hari. Hanya saja, kamu bisa membangun rutinitas berolahraga, bisa dimulai sekali seminggu, kemudian ditingkatkan menjadi maksimal empat kali dalam seminggu. Olahraga bisa meningkatkan kebugaran tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan di rumah: senam aerobik, yoga, atau angkat beban. Alat lain yang juga bisa digunakan di rumah ialah treadmill dan sepeda statis supaya kamu bisa tetap lari dan bersepeda puluhan kilometer tapi tetap berada di rumah.

  • Penambahan suplemen

Meminum atau mengonsumsi suplemen bisa dilakukan agar sistem kekebalan tubuh berfungsu dengan normal. Pasalnya, makanan yang kita konsumsi tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi yang seharusnya diterima tubuh.

Di luar sana, memang banyak suplemen yang dijual bebas. Salah satu yang aku rekomendasikan adalah Amunizer. Pasalnya, Amunizer mengandung bahan yang bermanfaat untuk tubuh, seperti vitamin C 1000mg, Elderberry dengan anti-oksidan tinggi, Zinc untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, Forysthia untuk mencegah infeksi bakteri, Phllanthus yang mampu mencegah virus, dan Lonicera untuk mengobati saluran pernafasan karena virus influenza.

Ketika beli satu pack Amunizer, ada empat sachet yang berisi bubuk minuman. Nah, bubuk minuman ini dilarutkan di air dingin. Rasanya asam-asam manis dan segar sekali di lidah dan di mulut.

Dosisnya satu sachet diminum satu kali dalam sehari. Kamu bisa coba Amunizer untuk memastikan asupan vitamin C kamu tercukupi setiap hari. Harganya juga terjangkau, hanya belasan ribu rupiah per pack.

Itu dia lima hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh. Tentu saja karena pandemi belum berakhir, usahakan untuk tetap berada di rumah supaya rantai penyebaran virus bisa lebih cepat terhenti.

Semoga kita sehat selalu, ya. 🙂